RSS

MAGANG EPIDEMIOLOGI

Magang epidemiologi adalah sebuah mata kuliah di jurusan epidemiologi FKM UNHAS. Ini adalah sebuah liutan mengenai magang Epidemiologi yang saya ikuti bersama 3 orang teman sejurusanku. Magang epidemiologi yang saya ikuti ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidengreng Rappang Propinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 21 Desember 2009 – 9 Januari 2010 ini bertujuan untuk: a. Untuk Mengetahui Gambaran Pelaksanaan Kegiatan Masing-masing Bidang di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2007-2009 b. Untuk Mengetahui Gambaran Epidemiologi Penyakit Diare di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang tahun 2007-2009. c. Untuk Mengetahui Gambaran Epidemiologi Penyakit Hipertensi di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang tahun 2007-2009 d. Untuk Mengetahui Gambaran Pelaksanaan Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2007-2009 e. Untuk Mengetahui Gambaran Pelaksanaan Surveilans Penyakit Diare di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2007-2009 f. Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program kerja dan pelaksanaan surveilans penyakit di dinas kesehatan kabupaten Sidenreng Rappang (SIDRAP). Adapun manfaat dari kegiatan ini khususnya bagi mahasiswa itu sendiri yaitu untuk menambah pengalaman praktis di lapangan dan membandingkan dengan dunia kerja yang sesungguhnya, sehingga dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi kompetisi pendidikan. Sedangkan manfaat bagi tempat magang dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang yaitu diharapkan dapat menjadi bahan informasi dalam rangka menunjang program pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan tidak menular maupun program-program bidang kesehatan Adapun Kesimpulan hasil dari kegiatan ini yaitu: a. Masing-masing bidang di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang melaksanakan program kerjannya sesuai dengan apa yang telah direncanakannya meskipun masih terdapat berbagai kendala-kendala dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk masalah kurangnya dana operasional yang digunakan untuk melaksanakan program tersebut. Kendala-kendala yang lain yaitu kurangnya pelatihan-pelatihan dalam rangka meningkatkan wawasan dan keahlian dalam bidangnya masing-masing, baik itu di tingkat Nasional, Propinsi maupun dalam lingkup dinas kesehatan itu sendiri b. Jumlah penderita diare di Kabupaten Sidenreng Rappang tahun 2007-2009 yaitu sebanyak 11.776 penderita. Berdasarkan jenis kelamin, yang terbanyak adalah laki-laki sebanyak 50,36%. Menurut golongan umur, terbanyak adalah golongan umur >5 tahun yaitu sebanyak 61,38%, sedangkan berdasarkan kecamatan, penderita diare yang terbanyak adalah kecamatan Watang Sidenreng dengan Prevalensi Rate 2007 (26,54%) dan 2008 (27,63%). Berdasarkan bulan, penderita diare terbanyak terjadi pada bulan Oktober sebanyak 10,55% c. Jumlah penderita hipertensi di Kabupaten Sidenreng Rappang berbasis rumah sakit periode tahun 2007-2009 sebanyak 817 penderita, yang terbanyak adalah Perempuan sebanyak 58,5% dan yana berbasis puskesmas tahun2008-2009 terbanyak pada perempuan yaitu 62%. Jumlah penderita hipertensi berbasis rumah sakit berdasarkan golongan umur tahun 2007 yaitu dari 146 penderita yang terbanyak adalah golongan umur 45 - 54 tahun yaitu sebanyak 34,25% dan tahun 2008-2009 yaitu dari 652 penderita hipertensi yang terbanyak adalah golongan umur 45 - 64 tahun yaitu sebanyak 52,8%. Jumlah penderita hipertensi berbasis puskesmas berdasarkan golongan umur di Kabupaten Sidenreng Rappang tahun 2008 terbanyak pada golongan umur 45-54 tahun yaitu sebanyak 52,31% dan pada tahun 2009 terbanyak juga pada gololongan umur 45-54 yaitu sebanyak 28,31%. Jumlah penderita hipertensi berdasarkan kecamatan di Kabupaten Sidenreng Rappang berbasis puskesmas tahun 2008-2009 yaitu daerah yang terbesar adalah Kecamatan Maritengngae sebanya 62,4%. Jumlah penderita hipertensi berdasarkan bulan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap berbasis puskesmas tahun 2008-2009 yaitu waktu yang terbesar kejadian hipertensi adalah pada bulan Oktober sebanyak 15,3%s d. Pelaksanaan Surveilans Epidemiologi Pengumpulan data secara pasif, Pencatatan dan kompilasi data di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang dilaksanakan secara menyeluruh terhadap semua jenis penyakit, Pengolahan dan analisis data masih sebatas penyakit-penyakit yang berpotensi untuk menjadi KLB serta untuk melihat trend 10 penyakit terbanyak, Kegiatan pelaporan penyakit dilaporkan setiap bulan pada tanggal 10, Kegiatan evaluasi tidak menentu dilakukan oleh petugas surveilans, hanya baru dilaksanakan jika ada kebutuhan. e. Pelaksanaan Surveilans Penyakit Diare dan Hipertensi Pengumpulan data diare dilakukan secara pasif dari laporan mingguan dan bulanan, Kegiatan kompilasi data diare yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang berupa penggolongan umur, jenis kelamin, bulan dan tahun serta distribusi menurut tempat (kecamatan), Pengolahan dan analisis data penyakit diare baru sebatas melihat trend penyakit menurut epidemiologinya saja dalam bentuk tabel dan grafik, Kegiatan pelaporan penyakit dilaporkan setiap bulan pada tanggal 10 setiap bulannya terhitung sejak tahun 2009 di Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan, Kegiatan evaluasi tidak dilakukan oleh petugas surveilans diare dinas Kesehatan Kabupaten Sidenerng Rappang Saran dari kegiatan ini yaitu: a. Diharapkan kepada pemerintah daerah agar alokasi dana untuk masalah kesehatan ditingkatkan demi mengatasi masalah kesehatan. Selain itu diharapkan adanya peningkatan pelatihan-pelatihan bagi seluruh petugas kesehatan sesuai dengan bidang dan tugas masing-masing agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. b. Diharapkan kepada petugas Dinas Kesehatan agar kiranya dapat meningkatkan pengendalian dan pencegahan terhadap penyakit menular yang tergolong terbanyak dan berpotensi KLB. Termasuk salah satunya adalah penyakit diare. c. Diharapkan kepada petugas Dinas Kesehatan agar kiranya dapat meningkatkan pengendalian dan pencegahan terhadap penyakit tidak menular yang tergolong terbanyak, termasuk salah satunya adalah hipertensi. d. Diharapkan kepada petugas surveilans penyakit menular di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang agar kiranya dapat meningkatkan pencatatan, kompilasi dan evaluasi data agar data-data yang terkumpul adalah data-data yang dapat menjadi dasar untuk perencanaan program. Selain itu, pelatihan-pelatihan pengolahan data kiranya dapat terus ditinggkatkan, baik di lingkup dinas kesehatan maupun kepada petugas surveilans puskesmas dan jaringannya. e. Diharapkan kepada petugas surveilans penyakit tidak menular di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang agar kiranya membuat surveilans khusus bagi penyakit tidak menular yang tergolong tinggi. f. Diharapkan kepada bidang perencanaan supaya melakukan perencanaan berbasis data. Karena perencanaan yang bagus adalah perencanaan yang berbasis data. g. Waktu pelaksanaan magang sebaiknya tidak mengambil waktu akhir dan awal tahun karena menyulitkan peserta magang dalam melakukan rekapitulasi data (Andika, Kasman, Febriana Arief, Irman)

1 komentar:

Haisah said...

Apa dampak banyaknya penderita hipertensi di daerah tersebut? apakah angka kematiannya meningkata atau apa? terima kasih